Minggu, 03 November 2013

Perkembangan Pemikiran Manajemen

Fase saintifik manajemen
Taylor percaya bahwa organisasi seharusnya mempelajari tugas-tugas yang dilakukan para anggotanya serta membangun prosedur-prosedur kerja yang baku.
Fase saintifik manajemen menekankan penggunaan ilmu menciptakan kelompok kerja yang harmonis, pencapaian hasil yang maksimum dan pengembangan pegawai.

Fase Manajemen  Administratif
Tokoh utama aliran ini adalah Henry Fayol
mengemukakan lima unsur manajemen POAC (fungsionalisme Fayol)

1. Bagian teknik (technical) yang berfungsi produksi dan manufacturing produk.
2. Bagian perdagangan (commercial) yang berfungsi pembelian bahan baku dan penjualan produk.
3. Bagian keuangan (financial) yang befungsi perolehan dan penggunaan modal.
4. Bagian keamanan (security) yang berfungsi melindungi para karyawan dan kekayaan perusahaan.
5. Bagian akuntansi (accountancy) yang berfungsi pelaporan dan pencatatan keuangan.
6. Bagian manajerial (managerial) yang berfungsi penerapan fungsi POAC


Prinsip – Prinsip Fayol
• Pembagian kerja (division of work)
• Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
• Disiplin (discipline)
• Kesatuan perintah (unity of command)
• Kesatuan pengarahan (unity direction)
• Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi (subordinationof individual interests to general interests)
• Balas jasa (remuniretion of personnel)
• Sentralisasi (centralization)
• Rantai skalar (scalar chain)
• Aturan (order)
• Keadilan (equity)
• Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
• Inisiatif (initiative)
• Semangat korps (esprit de crops)

Pandangan  Rasional Ekonomi


*Manusia pekerja dimotivasi oleh keuntungan pendapatan ekonomi.
*Pengaruh insetif, pengawasan organisasi harus intensif, maka setiap individu harus dimanipulasi sebagai sumber daya pasif dan selalu harus diawasi dan dimotivasi organisasi.
*Perasaan rasional harus dikembangkan oleh pikiran ekonomi.
*Organisasi harus dirancang dengan cara yang dpat mengawasi perasaan irrasional dan tak berpindirian tetap serta berprilaku menyimpang dari para pekerja.
Konsep Teori Manajemen Klasik
Pendekatan
Rasional
1. Manajemen Keilmuan                   (Scientific Management)
1. Satu-satunya cara yang terbaik dalam melakukan setiap pekerjaan.
2. Prinsip-prinsip Administratif (Administative Principles)
2. Satu-satunya cara yang terbaik menempatkan kebersamaan dalam organisasi.
3. Organisasi Birokrasi                     (Birocratic Organization)
3. Pengaturan organisasi secara rasional dan impersonal.
Rasio Pendekatan Teori Manajemen Perilaku
1.Setiap individu dimotivasi oleh kebutuhan-kebutuhan sosial.
2. Setiap orang ingin diperhatikan akan identitas dirinya melalui hubungan-hubungan kemanusiaan yang interelationship.
3. Karena kemajuan industri dan pekerjaan menjadi rutin, maka para pekerja dalam melakukan pekerjaan menjadi membosankan dan tidak mendapat kepuasan.
4. Para pekerja lebih responsif terhadap kekuatan teman sejawat daripada insentif dan pengawasan manajemen.
5. Para pekerja merespon peraturan untuk kebutuhan sosial mereka dan menerima perintah dari manajemen.
Teori manajemen modern
Pendekatan
Rasional
1. Sistem (System)
1. Organisasi harus berdasar sistem terbuka.
2. Kontigensi (Contingency)
2. Aksi-aksi manejerial harus berbasis situasi dan kondisi.
3. Kebutuhan manusia (Human needs)
3. Organisasi harus dirancang atas kebutuhan individu yang beragam.
4. Sains manajemen (Management science)
4. Alat-alat kuantitatif dipergunakan untuk memecahkan masalah-masalh manejerial.
5. Kontribusi sumber-sumber (Source of Contributions)
5. Penggunaan ide/gagasan harus berlandaskan pada kontribusi banyak orang terhadap manajemen.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar