Taylor percaya bahwa organisasi seharusnya mempelajari tugas-tugas yang dilakukan para anggotanya serta membangun prosedur-prosedur kerja yang baku.
Fase saintifik manajemen menekankan penggunaan ilmu menciptakan kelompok kerja yang harmonis, pencapaian hasil yang maksimum dan pengembangan pegawai.
Fase Manajemen Administratif
Tokoh utama aliran ini adalah Henry Fayol
mengemukakan lima unsur manajemen POAC (fungsionalisme Fayol)
1. Bagian teknik (technical) yang berfungsi produksi dan manufacturing produk.
2. Bagian perdagangan (commercial) yang berfungsi pembelian bahan baku dan penjualan produk.
3. Bagian keuangan (financial) yang befungsi perolehan dan penggunaan modal.
4. Bagian keamanan (security) yang berfungsi melindungi para karyawan dan kekayaan perusahaan.
5. Bagian akuntansi (accountancy) yang berfungsi pelaporan dan pencatatan keuangan.
6. Bagian manajerial (managerial) yang berfungsi penerapan fungsi POAC
Prinsip – Prinsip Fayol
• Pembagian kerja (division of work)
• Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
• Disiplin (discipline)
• Kesatuan perintah (unity of command)
• Kesatuan pengarahan (unity direction)
• Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi (subordinationof individual interests to general interests)
• Balas jasa (remuniretion of personnel)
• Sentralisasi (centralization)
• Rantai skalar (scalar chain)
• Aturan (order)
• Keadilan (equity)
• Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
• Inisiatif (initiative)
• Semangat korps (esprit de crops)
Pandangan Rasional Ekonomi
Konsep
Teori Manajemen Klasik
|
Pendekatan
|
Rasional
|
|
1.
Manajemen Keilmuan
(Scientific Management)
|
1.
Satu-satunya cara yang terbaik dalam melakukan setiap pekerjaan.
|
|
2.
Prinsip-prinsip Administratif (Administative Principles)
|
2.
Satu-satunya cara yang terbaik menempatkan kebersamaan dalam organisasi.
|
|
3.
Organisasi Birokrasi
(Birocratic Organization)
|
3.
Pengaturan organisasi secara rasional dan impersonal.
|
Rasio
Pendekatan Teori Manajemen Perilaku
1.Setiap individu dimotivasi oleh
kebutuhan-kebutuhan sosial.
2. Setiap orang ingin diperhatikan akan
identitas dirinya melalui hubungan-hubungan kemanusiaan yang interelationship.
3. Karena kemajuan industri dan pekerjaan
menjadi rutin, maka para pekerja dalam melakukan pekerjaan menjadi membosankan
dan tidak mendapat kepuasan.
4. Para pekerja lebih responsif terhadap
kekuatan teman sejawat daripada insentif dan pengawasan manajemen.
5. Para pekerja merespon peraturan untuk
kebutuhan sosial mereka dan menerima perintah dari manajemen.
Teori
manajemen modern
|
Pendekatan
|
Rasional
|
|
1. Sistem
(System)
|
1.
Organisasi harus berdasar sistem terbuka.
|
|
2.
Kontigensi (Contingency)
|
2.
Aksi-aksi manejerial harus berbasis situasi dan kondisi.
|
|
3.
Kebutuhan manusia (Human needs)
|
3.
Organisasi harus dirancang atas kebutuhan individu yang beragam.
|
|
4. Sains
manajemen (Management science)
|
4.
Alat-alat kuantitatif dipergunakan untuk memecahkan masalah-masalh
manejerial.
|
|
5.
Kontribusi sumber-sumber (Source of Contributions)
|
5.
Penggunaan ide/gagasan harus berlandaskan pada kontribusi banyak orang
terhadap manajemen.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar